Keistimewaan Rasulullah yang Tak Dimiliki Nabi dan Rasul Lainnya di Hari Kiamat

Nabi Muhammad Rasulullah SAW membawa agama Islam sebagai penyempurna atas ajaran tauhid yang dibawa oleh para nabi dan rasul sebelumnya.

Beliau diutus oleh Allah SWT untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Anbiya\\\’: 107,

وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ
Artinya: Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.

Sebab kekhususan itulah, Allah SWT memberikan keistimewaan kepada Nabi Muhammad SAW. Sesuatu yang cuma ada dan berlaku pada dirinya, tidak pada nabi, rasul atau malahan manusia lainnya.

Tak cuma keistimewaan saat beliau berada di dunia joker123 melainkan juga di akhirat. Mengutip dari website NU Online, berikut yakni 8 keistimewaan yang dikasih Allah kepada Rasulullah SAW saat hari kiamat nanti.

1. Orang Pertama yang Dibangkitkan

Di dalam Islam, dunia yakni ladang amal. Sementara akhirat yakni ladang panen. Jadi, umat manusia yang meninggal pasti akan dibangkitkan kembali di akhirat kelak untuk mempertanggungjawabkan seluruh amal perbuatannya. Siapa yang dibangkitkan paling awal terbukti tidak tergantung siapa yang dulu meninggal. Menurut hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah, Rasulullah yakni orang yang pertama dibangkitkan di akhirat nanti.

“Aku yakni penghulu dari seluruh anak adam di hari kiamat. Aku orang pertama yang dibelah kuburnya,” kata Rasulullah.

2. Pemberi Syafaat

Di hari kiamat nanti, manusia berbondong-bondong mendatangi para nabi dan rasul untuk minta syafaatnya. Tapi, nabi dan rasul yang didatangi tidak bisa memberikan syafaat. Kemudian mereka mendatangi Rasulullah untuk minta syafaatnya. Sebab Rasulullah yakni satu-satunya orang dikasih hak untuk memberikan syafaat, maka beliau memintakan ampun agar mereka terbebas dari siksaan api neraka.

3. Pembawa Bendera Al-Hamdu

Dikisahkan bahwa pada saat hari kiamat nanti manusia ditempatkan di padang mahsyar. Mereka berkumpul di bawah bendera orang yang ditirunya dan dicintainya. Pada saat itu, Rasulullah membawa bendera Al-Hamdu (pujian). Sebuah bendera yang paling tinggi dan paling mulia. Pada nabi dan rasul malahan berkumpul di bawah bendera Al-Hamdu ini.

4. Delegasi yang Berbincang-bincang atas Nama Makhluk Seluruhnya

Di akhirat, Rasulullah yakni pemimpin seluruh makhluk. Dia menjadi juru bicara seluruh makhluk di hadapan Allah SWT.

“Pada hari kiamat aku menjadi imam para nabi, khatib mereka dan pemilik syafaat mereka tanpa kepongahan,” sebut Rasulullah.

5. Orang Pertama yang Melewati Jembatan Neraka

Disebutkan bahwa nanti di akhirat ada jembatan (sirath) yang dibentangkan antara tepi neraka jahanam, Rasulullah yakni orang pertama yang sukses melewati jembatan tersebut. Umatnya mengikutinya di belakangnya.

6. Orang yang Pertama Menjelang Surga

Rasulullah yakni orang yang pertama kali mengetuk pintu surga dan yang pertama kali memasukinya. Malah, di dalam hadits riwayat Muslim disebutkan bahwa malaikat tidak akan membukakan pintu surga kecuali Rasulullah yang mengetuk dan memasukinya untuk pertama kali.

7. Orang yang Mempunyai Derajat Paling Tinggi di Surga

Allah SWT memberikan Rasulullah derajat yang paling tinggi di surga kelak. Apapun yang diminta Rasulullah, pasti akan dikabulkan Allah.

“Barang siapa yang memohon kepadaku ‘Al-Wasilah’ maka pasti mendapatkan syafaat dariku,” kata Rasulullah dalam hadis riwayat Muslim.

8. Pemilik Telaga Al-Kautsar

Rasulullah yakni satu-satunya orang yang dikasih telaga al-Kautsar oleh Allah. Malah nabi dan rasul lainnya malahan tidak mendapatkannya.

“Ketika aku berjalan di surga, tiba-tiba aku memperhatikan sungai yang kedua sisinya bangunan dan permata lu’lu’ yang memiliki lubang. Aku (Rasulullah) bertanya: Wahai Jibril apa ini? Dia menjawab: Ini ada al-Kautsar yang dianugerahkan Tuhanmu kepadamu. Tanahnya atau aromanya dari minyak misk yang sangat wangi,” kata Rasulullah hadis riwayat Bukhari.